Articles

  • img

gambar dari https://www.freepik.com/free-vector/telecommuting-concept-with-people_7534182.htm#page=1&query=stay%20home&position=10

 

Situasi yang semakin meresahkan mulai dirasakan oleh masyarakat Indonesia akibat pandemik COVID-19. Pemerintah Indonesia telah memperpanjang masa darurat Covid-19 hingga 29 Mei 2020. Untuk mencegah penyebaran virus, Pemerintah menghimbau untuk melakukan aktivitas seperti bekerja, belajar dan beribadah dari rumah, serta menjaga pola hidup sehat.

 

Sejak adanya pandemik ini, sejumlah orang mendapatkan kesempatan untuk menjalani Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah. Namun setelah dijalani, banyak yang berpendapat bahwa mereka merasa lebih lelah (fatigue) selama bekerja dari rumah. Tingginya tuntutan pekerjaan dan rutinitas yang itu-itu saja membuat seseorang rentan mengalami stres dan bahkan dapat menggangu kondisi kesehatan tubuh.

 

Sebuah studi yang dilakukan oleh Organisasi Buruh Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2017 menemukan bahwa meskipun kemajuan teknologi telah membuat lebih mudah bagi karyawan untuk bekerja dari rumah, namun efek negatif dari hal ini ternyata signifikan. Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa lebih stres bekerja di rumah karena lingkungan membawa faktor risiko jam kerja lebih lama, intensitas kerja lebih tinggi, dan gangguan antara pekerjaan dan rumah.

 

Konsep bekerja dari rumah berpeluang menyebabkan karyawan merasakan cabin fever. Cabin Fever adalah istilah populer untuk menggambarkan reaksi semacam sindrom saat seseorang diisolasi di suatu ruangan selama waktu tertentu (Fritscher, 2020). Tidak semua orang yang menderita cabin fever akan mengalami gejala yang persis sama, tetapi kebanyakan orang merasa sangat mudah tersinggung atau gelisah. Adapun efek lain yang biasa dialami adalah kegelisahan, kelesuan, kesedihan, sulit konsentrasi, kurang sabar, mengidam makanan, motivasi menurun, isolasi sosial, sulit bangun, tidur siang lebih sering, mudah putus asa, perubahan berat badan, tidak mampu mengatasi stress.

 

Serangkaian gelaja cabin fever perlu di kelola dengan teknik coping stress yang tepat. Coping adalah proses yang dilalui oleh individu dalam menyelesaikan situasi yang menekan atau membuatnya stres (Rasmun, 2004). Coping stress dengan tingkat persentase terbanyak sebesar 50,19% adalah dengan melakukan kegiatan positif (Putranto, 2013). Adapun beberapa kegiatan yang dapat dilakukan untuk menghilangkan stress diantaranya :

 

1.  Menciptakan 'Kantor' Sendiri di Rumah

Walaupun bekerja di rumah rancanglah suasana seperti sedang pergi bekerja ke kantor. Hal pertama yang dilakukan adalah samakan jam biologis seperti layaknya bekerja ke kantor. Selanjutnya pilih work spot yang nyaman serta tenang agar dapat berkonsentrasi dalam bekerja, silahkan rubah work spot secara berkala agar tidak bosan. Anda juga dapat melakukan dekorasi work spot sesuai dengan mood. Disarankan memasang gambar alam atau dengan tanaman hias untuk menambah kesan lingkungan yang alami. Selain itu, dapat juga menyiapkan snack atau minuman racikan favorit di atas meja work spot. Pastikan work spot memiliki penerangan yang baik dan juga bersih. Perlu diingat, hindari Work from Bed!

 

2.  Memantau pekerjaan secara Reguler

Membuat tujuan harian atau minggu mampu mengurangi tingkat stress saat di rumah. Tetapkan batasan atau deadline untuk pekerjaan yang sedang dikerjakan, sehingga menjadi patokan perkirakan timeline personal task milik anda. Buatlah list personal task secara rinci seperti waktu, aktivitas kerja, konten dan lainnya. Kemudian selalu update dan separate list personal task yang sudah diselesaikan, on progress dan yang belum dikerjakan (Tokopedia, 2020). Baiknya juga selalu memberikan progress report pekerjaan yang telah dikerjakan setiap harinya pada forum kantor maupun platform tertentu. Usahakan agar tidak menunda pekerjaan selagi bisa lakukan pada saat itu tapi tetap ingat batasan waktu.

 

3.  Relaksasi di Rumah

Kondisi tubuh dan pikiran sangat penting diperhatikan ketika mengalami cabin fever. Cara yang dapat dilakukan untuk mind relaxing seperti membuat eksperimen makanan atau minuman yang sedang hits di social media seperti dalgona coffee. Selain itu Kembali kembali aktifitas olahraga atau hanya dengan melakukan stretching di tengah jam istirahat. Kemudian selama bekerja ada baiknya pasang alarm setiap 1-2 jam untuk sekedar beranjak dari tempat duduk atau mengambil jatah air putih. Setelah jam kerja usai, sempatkan keep in touch dengan keluarga, kerabat maupun kolega membahas hal yang menyenangkan (Aluwi, 2020). Ataupun bisa mengajak mereka bermain online group game melalui laptop maupun smartphone.

 

4.  Menciptakan Mood Positif

Dampak dari cabin fever salah satunya adalah mood yang tidak stabil. Oleh karena itu untuk menjaga mood stabil lakukan hobi atau entertain yourself. Misal bagi yang suka musik bisa membuat aransemen lagu dengan musik rancangan sendiri. Para pecinta film bisa memutar ulang film favorit. Selain itu kualitas imun juga perlu diperhatikan dengan mengonsumsi makanan kaya akan gizi seperti ayam, bayam, papaya, dark chocolate, jamur, yoghurt serta brokoli. Hal lain yang dapat dilakukan adalah mencoba untuk membuka jendela atau keluar rumah untuk mendapatkan sinar matahari dan udara segar (Silaen, 2016). Jangan lupa untuk tetap menggunakan masker kain ketika keluar rumah.

 

5.  Berikan Apresiasi Terbaik

Salah satu cara untuk menghilangkan stres adalah dengan memberikan apresiasi terjadap diri sendiri. Lakukan juga hal tersebut kepada orang – orang disekitar kita yang dapat memberikan energi positif untuk kita. Bentuk apresiasi diri bisa dilakukan dengan cara perawatan diri seperti luluran dan menggunakan masker wajah, menggunakan aromaterapi untuk relaksasi, dan usahakan untuk tidur yang cukup dan nyenyak. Terakhir, Cobalah untuk selalu bersyukur dan berdoa kepada Sang Pencipta terhadap semua yang telah diberikan oleh-Nya kepada kita, keluarga dan orang-orang disekitar kita. 

 

Dari semua aktivitas yang dapat dilakukan sebagai upaya mengurangi stress, poin utama ketika bekerja dari rumah adalah menyeimbangkan tanggung jawab dan kondisi kesehatan jiwa raga. Selalu jaga kesehatan dan tetap berpikir positif serta selalu spread happiness to others. Jangan lupa bahagia ya Sobat ACI semua...

 

Penulis: Nadya Paramita

Editor: Diah Setyowati Ayuningtyas

 

References

Aluwi, K. (2020, March 19). Praktik dan Panduan Work from Home ala Gojek. Retrieved from Tech in Asia: https://id.techinasia.com/praktik-wfh-gojek

Fritscher, L. (2020, March 18). Cabin Fever Symptoms and Coping Skills. Retrieved from Very Well Mind: https://www.verywellmind.com/cabin-fever-fear-of-isolation-2671734

Heid, M. (2016, April 27). You Asked: Is It Bad to Be Inside All Day? Retrieved from Time: https://time.com/4306455/stress-relief-nature/

Juniman, P. T. (2018, June 4). Studi: Milenial Lebih Stres di Kantor Dibanding Usia Lain. Retrieved from CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180604114519-282-303202/studi-milenial-lebih-stres-di-kantor-dibanding-usia-lain

Ketut Ariyani Kartika, P., & Hilda, S. (2013). Perbedaan tingkat stres pada ibu rumah tangga yang menggunakan dan tidak menggunakan pembantu rumah tangga. Jurnal Psikologi, 99.

Nursastri, S. A. (2020, March 18). Kerja dari Rumah Bisa Sebabkan Stres, Ini Penjelasan Psikolog. Retrieved from Kompas: https://www.kompas.com/sains/read/2020/03/18/183000323/kerja-dari-rumah-bisa-sebabkan-stres-ini-penjelasan-psikolog

Perkasa, G. (2020, April 7). Kenali dan Atasi "Cabin Fever" saat Isolasi Diri di Masa Wabah Corona. Retrieved from Line Today: https://today.line.me/id/pc/article/Kenali+dan+Atasi+Cabin+Fever+saat+Isolasi+Diri+di+Masa+Wabah+Corona-ZNOMzQ

Putranto, C. (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stres Kerja : Studi Indigenous pada Guru Bersuku Jawa. Journal of Social and Industrial Psychology, 15.

Rasmun. (2004). Stress, koping dan adaptasi teori dan pohon masalah keperawatan. Jakarta: CV. Sagung Seto.

Silaen, F. (2016, May 1). Dampak buruk berdiam diri di rumah. Retrieved from Beritagar: https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/dampak-buruk-berdiam-diri-di-rumah

Tokopedia. (2020, March). Tokopedia WFH Playbook.

https://www.inc.com/gene-marks/study-working-from-home-causes-more-stress.html